Cara mencegah gigi berlubang sebelum terlambat

Ada berbagai macam solusi, trik dalam mengatasi sesuatu. Meski seringkali seseorang terlambat untuk menyadari akar permasalahan dari suatu hal. Hal ini berlaku sama bagi kesehatan gigi, Terkadang cara mencegah gigi berlubang bukanlah dengan menemukan solusinya, namun dengan menemukan penyebab, asal mula darimana masalah ini sebenarnya bermula dan berujung. Tidak ada kata terlambat, jika kamu mengetahui secara dasar ilmu mengenai kesehatan gigi kamu. Pada umumnya, gigi berlubang dimulai dengan fase berikut ini.

Bakteri dan makanan bisa menyebabkan pengeroposan gigi. Suatu senyawa bening, nan lengket yang disebut plak akan selalu terbentuk di gigi dan gusi kamu. Plak mengandung bakteri yang mendapatkan energy dari gula dalam makanan yang kamu konsumsi.

Selagi bakteri mengumpulkan energi, mereka membentuk asam. Asam menyerang gigi sekitar 20 menit setelah makanan masuk ke dalam mulut. Perlahan asam asam ini akan menghancurkan lapisan gigi terluar atau biasa disebut enamel, disinilah awal terjadinya lubang gigi.

Hal – hal yang paling mungkin menyebabkan kamu memiliki gigi berlubang termasuk :

  1. Tidak gosok gigi secara teratur. Seharusnya telah dianjurkan menggosok gigi 2 hari sekali yaitu pada pagi hari dan sebelum tidur. Malah, beberapa pakar kesehatan mengatakan menggosok gigi sebelum dan sesudah makan akan jauh lebih baik.
  2. Malas bertemu dokter gigi
  3. Malas membersihkan gigi
  4. Suka mengkonsumsi makanan manis dan karbohidrat, yang mana paling disukai oleh bakteri dalam mulut kamu. Tipe makanan satu ini tidak terbatas pada permen, namun juga roti dan banyak lagi.
  5. Tidak menggosok gigi menggunakan fluoride. Fluoride membantu mencegah gigi berlubang dengan membuat gigi lebih tahan menghadapi asam yang dihasilkan plak. Fluoride dapat kamu temukan dalam pasta gigi atau obat kumur.
  6. Sedikitnya jumlah air liur dalam mulut.
    Air liur melarutkan makanan dan makan manis keluar dari mulut, jadi ia membantu kamu melindungi gigi dari berlubang. Mulut yang cenderung kering bisa saja disebabkan kondisi kesehatan seperti Xerostomia atau sindrom sjogren, dengan meminum obat jenis tertentu, atau bernafas melalui mulut. Orang dewasa atau tua pada umumnya memiliki mulut kering.
  7. Memiliki penyakit diabetes dapat menjadi alasan terserang sakit gigi.
  8. Merokok, baik rokok konvensional atau rokok gulung (cerutu), atau gemar menghisap satu batang rokok beramai ramai (lebih dari satu orang)

Setelah mengetahui kemungkinan penyebab, secara umum tentunya, gigi kamu kerap berlubang, sekarang saatnya kamu masuk ke kamar mandi, lihatlah apa saja peralatan tempur melawan bakteri yang kamu punya. Kapan terakhir kali kamu menggosok gigi? Jika baru beberapa menit lalu, maka bagus. Jika ternyata sudah berlalu 2 bulan lebih semenjak terakhir kamu menggosok gigi, maka ambil pasta gigi mu dan mulai menggosok. Periksa juga pasta gigi favorit kamu, sudahkah mengandung fluoride? Bacalah komposisi pasta gigi di bagian belakang wadah pasta gigi.

Kunjungilah dapurmu, buka kulkas dan lemari atau tempat apapun dimana kamu menyimpan makanan. Banyakkah makanan manis? Seberapa sering kamu mengkonsumsi jenis makanan satu ini? Ingat, dibalik kenikmatan manisan terdapat rasa bahagia para bakteri yang siap menyakiti gigi kamu.

Terakhir cobalah periksa kalendermu. Sudahkah kamu bertemu dokter gigi langganan beberapa bulan ini? Belum? Bahkan kamu tidak tahu punya diabetes atau tidak? Segera jadwalkan sebelum hal tidak menyenangkan terjadi. Ingat, gigi merupakan salah satu organ berhargamu.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *