Kakek ini Persembahkan Lautan Bunga Untuk Istrinya yang Buta

taman bunga untuk istri yang buta

sumber: http://www.bintang.com

Sebuah cerita cinta identik dengan kisah anak muda yang baru mengenal ataupun baru terjatuh dari cinta. Yah…. Memang terasa indah saat jatuh, walau terkadang banyak sakitnya cinta tetap akan dipertahankan. Itulah yang katanya disebut cinta sejati.

Cinta ini biasanya akan bertahan hingga salah satu dipisahkan oleh maut. Wusshhh kedengarannya memang langka ya gan. Namun, Cinta ini benar-benar ada lho di dunia ini. Salah satunya dibuktikan oleh seseorang kakek yang bernama Kuroki. Pria ini berasal dari Desa Shintomi, Perfektur Miyazaki, Jepang.

           Kakek Kuroki memiliki seorang istri yang buta. Kebutaan itu terjadi setelah 30 tahun menikah, kemudian pada usia yang ke 52 tahun, sang istri mendapatkan gangguan kesehatan pada matanya. Hal ini diakibatkan oleh diabetes yang ia alami sehingga mengakibatkan ia mengalami kebutaan. Nyonya Kuroki yang dulunya memiliki impian untuk berkeliling Jepang setelah pensiun dengan dana yang mereka tabung dengan keras pun merasa hidupnya telah berakir. Mimpinya untuk berkeliling Jepang jelas telah sirna, ia pun mulai menutup diri pada dunia luar. Melihat kesedihan sang istri, tentu menjadi hal yang menyedihkan untuk Kakek Kuroki. Hingga akhirnya sang kakek pun mencari suatu cara untuk membahagiakan sang istri tercinta. Suatu saat, kakek Kuroki mendapat sebuah ide untuk membuat sebuah taman bunga Shibazakura merah muda nan indah yang akan mengelilingi rumah mereka.

Ia berharap walaupun keindahan bunga Shibazakura tersebut tidak dapat dilihat oleh sang istri. Namun, harumnya bunga Shibazakura masih dapat tercium oleh Nyonya Kuroki dan dapat membuat ia melihat sebuah keceriaan dari orang yang sangat Ia cintai. Kakek Kuroki pun berusaha untuk merealisasikan idenya. Tuan Kuroki menghabiskan dua tahun untuk menciptakan dasar taman, menebang pohon, menanam benih, merawat tanaman muda hingga akhirnya menjadi lautan bunga Shibazakura.

            Taman bunga Shibazakura tersebut dulunya merupakan sebuah lahan peternakan sapi perah yang mereka kelola berdua sejak menikah pada tahun 1956. Dari hasil yang diperoleh bertani dan memelihara sapi mereka gunakan untuk membesarkan anak dengan membanting tulang. Saat ini sudah 14 tahun berlalu dari bunga Shibazakura pertama yang ia tanam dan keindahan taman bunga Shibazakura tersebut sekarang mampu menjadi magnet untuk wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Sekitar 7.000-an orang datang ke sini dari akhir Maret hingga April saat bunga Shibazakura mekar. Para wasatawanpun tidak hanya menunggu mekarnya bunga Tak sekadar melihat taman Shibazakura, pengunjung yang datang juga menanti kesempatan untuk bertemu dengan Tuan dan Nyonya Kuroki, yang sering terlihat berjalan sembari bergandengan tangan di sekitar taman. Selain melihat bunga-bunga cantik di taman tersebut, pengunjung penasaran dengan kisah cinta menyentuh yang ada di balik taman bunga Shibazakura ini.

Kini Kakek Kuroki tidak hanya dapat melihat keceriaan istrinya. Ia juga mendapat kebahagiaan tambahan karna melihat banyak orang yang dapat tersenyum ceria untuk menikmati indahnya taman bunga Shibazakura. Nah apakah anda berniat untuk berkunjung ke Taman yang dibuat oleh Kakek Kuroki atau apakah anda ingin membuat suatu hal yang istimewa untuk seseorang yang terkasih di hidup Anda?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *